Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah

Inspektorat Sembilan Provinsi Rapat Konsolidasi di Padang

Jajaran inspektorat regional satu  terdiri atas sembilan provinsi di Tanah Air menggelar rapat konsolidasi dan pemutakhiran  tindak lanjut hasil pemeriksaaan  2013 pada 12-14 Juni di Padang.

Menurut ketua Panitia Pelaksana Erizal, Kamis, kegiatan ini diikuti 1.115 peserta berasal dari inspektorat Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat serta dua peserta peninjau  dari Sumatera Utara dan Jambi.

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui tindak lanjut hasil pemeriksaan serta mencari solusi atas temuan yang ada, kata dia. Acara digelar dalam bentuk seminar sehari, dan rapat komisi mengambil tema "Mewujudkan Pengawasan Internal Yang Handal dan Kredibel Menuju Tata Kelola Pemerintah Yang Baik". Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan keberadaan inspektorat memiliki peran strategis untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel dan transparan.

Apalagi Sumbar baru saja menerima prediket wajar tanpa pengecualian (WTP) pada laporan keuangan dimana hal ini dapat terwujud salah satunya berkat peran inspetorat serta seluruh jajaran  Satuan Kerja Pemerintah Daerah. Kemudian, saat ini paradigma insktorat telah mengalami pembaruan dari bersifat represif dengan melakukan postaudit berubah menjadi preventif melalui preaudit. Artinya, semakin sedikit temuan yang ada keberhasilan inspektorat sebagai pembina dan konsultan dinilai semakin baik, kata dia. Irwan juga memberikan apresiasi atas dipilihnya Sumatera Barat sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Apalagi beberapa waktu lalu, Sumbar baru saja terkena musibah gempa, dan melalui kegiatan ini akan mengembalikan kepercayaan dan minat masyarakat untuk berkunjung ke Ranah Minang, kata dia. Ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengunjungi beberapa objek wisata yang ada serta menawarkan untuk melakukan wisata kuliner didaerah ini.